Ellastisitas Harga Permintaan

In: Business and Management

Submitted By ekaeva
Words 781
Pages 4
rga
UTS 2006/2007

a. Jelaskan konsep elastisitas dibawah ini:

1] Apa yang dimaksud dengan Price elasticity of demand ? dan jelaskan faktor yang mempengaruhi elastisitas suatu komoditi

Elastisitas harga permintaan (elasticity of demand) adalah ukuran yang menunjukkan seberapa banyak jumlah yang diminta atas suatu barang, berubah mengikuti perubahan harga barang tersebut. Ukuran ini dinyatakan sebagai persentase perubahan kuantitas yang dimina dibagi persentase perubahan harga. Permintaan atas suatu barang dikatakan elastiS jika kuantitas yang diminta berubah secara substansial akibat perubahanharganya. Sebaliknya, permintaan dikatakan tidak elastiS atau inelastic jika kuantitas yang diminta hanya sedikit berubah akibat adanya perubahan harga.

Faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan:

1) Ketersediaan substitusi

Barang-barang yang substitusinya banyak cenderung memiiki permintaan yang elastic, karenakonsumenmudah meninggalkannya untuk berganti ke barangsubstitusi tersebut. Sebagai contoh, margarine dan mentega mudah dipertukarkan. Karena itu jika hargamentega naik, sedangkan harga margarine tetap, konsumen akan menggani konsumsi menteganya dengan margarine sehingga permintaan mentega pun turun derastis. Sebaliknya karena telur adalah makanan tanpa barang substitusi, permintaan atas telur mungkin lebih inelastis disbanding permintaanmentega.

2) Pokok tidaknya suatu barang

Peermintaan atas barang-barang kebutuhan pokok umumnya inelastic, sedangkan permintaan atas barang-barang mewah lazimnya elastis. Karena itu, walaupun ongkos dokter melonjak, permintaan atas jasa dokter tidak akan merosost derastis. Mungkin, kita hanya akan mengurangi frekuensi kunjungan ke dokter, tidak sesering sebelumnya. Sebaliknya, jika harga perahu layar melonjak, maka kuantitas yang diminta atas barang tersebut akan turn secaradramatis.…...

Similar Documents

Economy Tingkatan 4

...EKONOMI ASAS /BUKU AKTIVITI/TINGKATAN 4 BAB 1 : PENGENALAN KEPADA EKONOMI AKTIVITI 1 : MASALAH EKONOMI/JENIS BARANG 1. Katakan anda mempunyai RM300 dan ingin membuat perkara-perkara berikut: Perkara Melancong ke Pulau Tioman Membeli radio Membeli basikal Membayar kursus komputer Daripada senarai di atas, anda dikehendaki (a) Menyusun pilihan daripada yang terbaik kepada yang seterusnya Pilihan 1 2 3 4 Perkara Harga [RM] 300 300 300 300 (b) Membincangkan kos lepas yang terlibat daripada pilihan yang terbaik. ___________________________________________________________________________________ ___________________________________________________________________________________ ___________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________ 2. Huraikan ciri-ciri barang di bawah dari sudut ekonomi: Ciri-ciri /barang Air sungai Air mineral Tali air 1 EKONOMI ASAS /BUKU AKTIVITI/TINGKATAN 4 AKTIVITI 2 : MASALAH ASAS EKONOMI 1. Berdasarkan pernyataan berikut, nyatakan jenis masalah asas ekonomi yang berkaitan. Pernyataan Sebuah kilang makanan dan minuman telah merancang untuk mengeluarkan jus rambutan dalam tin untuk pengeluaran pada tahun depan Negara A yang mempunyai tingkat teknologi yang tinggi telah memutuskan untuk mengeluarkan kain dengan kaedah automasi. Bagi membantu keluarga miskin, kerajaan telah memutuskan untuk memberi buku teks secara percuma kepada......

Words: 3673 - Pages: 15

Paper

...Squared (R2) = 0,980 F = 266,233 b. Koefisien regresi dengan uji t dan uji F uji t linier: df (degree of freedom) = jumlah sample – jumlah variable = 20 – 4 = 16 Dengan derajat keyakinan 95% No. | Variable | th | t table | Pengujian | Keterangan | 1 | Harga Tetrex | -3.667 | -2,120 | -th < -t α/2 | H0 ditolak, Ha diterima B ≠ 0 | 2 | Harga Terion | 3.218 | 2,120 | th > t α/2 | H0 ditolak, Ha diterima B ≠ 0 | 3 | Biaya Iklan | 6.891 | 2,120 | th > t α/2 | H0 ditolak, Ha diterima B ≠ 0 | 1) th (-3,667) < t α/2 (-2,120) berarti harga Tetrex berpengaruh terhadap jumlah tekstil Tetrex yang dijual. 2) th (3,218) > t α/2 (2,120) berarti harga Terion berpengaruh terhadap jumlah tekstil Tetrex yang dijual. 3) th (6,891) > t α/2 (2,120) berarti Biaya Iklan berpengaruh terhadap jumlah tekstil Tetrex yang dijual. Uji F: Jumlah variable bebas (d1) = semua variable – 1 = 4 – 1 = 3 Penyebut (d2) = jumlah observasi – semua variable = 20 – 4 = 16 Untuk derajat kepercayaan (α) = 0,05 maka nilai F tabel: Fh | Ft | Pengujian | Keterangan | 266.233 | 3.24 | Fh > Ft | H0 ditolak, Ha diterima danb1 ≠ b2 ≠ b3 ≠ 0 | Berdasarkan uji F menunjukkan bahwa setiap variable tak bebas (harga tetrex, harga terion dan biaya iklan) secara keseluruhan saling berpengaruh terhadap variable bebas yaitu jumlah tekstill Tetrek yang terjual. Uji t bertujuan untuk mengetahui pengaruh variable tak bebas secara parsial terhadap variable bebas, dan mengetahui......

Words: 633 - Pages: 3

International Trade

...BAGIAN III BAB 9. APLIKASI: PERDAGANGAN INTERNASIONAL 1. Histori. 1) Seabad lalu, industry tekstil dan pakaian adalah bagian penting dari perekonomian Amerika Serikat, namun sekarang tidak lagi karena ada beberapa Negara lain memproduksi tekstil dan pakaian bermutu tinggi dengan biaya murah. 2) Sekarang, untuk memproduksi suatu produk/komoditas tertentu di suatu Negara, salah satu pertimbangannya adalah harga produk yang bersangkutan di pasar dunia. Bila harga pasar dunia lebih mahal, dapat melakukan ekspor, namun jika sebaliknya dapat lebih murah jika melakukan impor. 3) Adam Smith penulis buku “ An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nation tahun 1776” menegaskan bahwa “jangan pernah berusaha untuk membuat sendiri sesuatu dengan biaya yang lebih mahal daripada membelinya”. 2. Pertanyaan yang dicari jawabannya. 1) Bagaimana perdagangan internasional mempengaruhi kesejahteraan ekonomi? 2) Siapa yang sebenarnya diuntungkan dan dirugikan dalam perdagangan bebas antar Negara? 3) Berapa banyak keuntungan dibandingkan dengan kerugian? 3. Prinsip Dasar 1) Semua Negara dapat memperoleh keuntungan dengan saling melakukan perdagangan, karena perdagangan memungkinkan suatu Negara melakukan spesialisasi pada bidang atau jenis produksi yang paling baik dikerjakan. 4. Illustrasi Perdagangan Baja. Baja diproduksi di banyak Negara, dan perdagangan baja pun sangat besar di seluruh dunia. Sebut saja suatu Negara bernama......

Words: 1289 - Pages: 6

Analisis Pengaruh Rasio Profitabilitas Dan Economic Value Added Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Jasa Di Bursa Efek Indonesia (Bei)

...RENCANA JUDUL : Analisis Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Economic Value Added terhadap Harga Saham pada Perusahaan Jasa di Bursa Efek Indonesia (BEI) A. Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia bisnis dan pertumbuhan ekonomi saat ini pada negara-negara berkembang seperti Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Para pelaku bisnis, mereka menyadari adanya pergeseran pasar dan perilaku pembelian konsumen beberapa tahun terakhir, sehingga mereka dengan tanggap mengadakan perubahan-perubahan mendasar pada setiap aspek perusahaannya agar dapat terus melayani serta mengembangkan segmen pasar mereka. Pasar dan perilaku pembelian konsumen bergeser pada jumlah permintaan akan produk jasa yang terus meningkat dengan berbagai macam ragam jasa yang ditawarkan, serta permintaan terhadap produk barang yang cenderung menurun apabila tidak disertai oleh produk jasa. Adapun pertumbuhan dalam sektor jasa yang sangat berkembang ini juga tidak lepas dipengaruhi oleh beberapa faktor (Schoell dan Gultinan, 1992) yaitu antara lain: Perkembangan teknologi yang sangat pesat termasuk teknologi informasi, adanya peningkatan pengaruh sektor jasa, persentase wanita yang masuk dalam angkatan kerja semakin besar, tingkat harapan hidup semakin meningkat, produk-produk yang dibutuhkan dan dihasilkan semakin kompleks, adanya peningkatan kompleksitas kehidupan dan meningkatnya perhatian terhadap ekologi dan kelangkaan sumber daya. Serta jasa-jasa seperti logistik...

Words: 6016 - Pages: 25

Influence Government Policy on Tariff Duties and Quotas on Supply and Demand

...Pengertian Supply dan Demand Supply (permintaan) adalah keinginan konsumen membeli suatu barang pada berbagai tingkat harga selama periode waktu tertentu sedangkan demand (penawaran atau permintaan) adalah jumlah barang yang produsen ingin tawarkan atau jual pada berbagai tingkat harga selama satu periode tertentu. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi permintaan suatu barang, antara lain: harga barang itu sendiri, harga barang lain yang terkait, tingkat pendapatan per kapita, selera atau kebiasaan, jumlah penduduk, perkiraan harga di masa mendatang, distribusi pendapatan dan usaha-usaha produsen untuk meningkatkan penjualan. Selain itu terdapat faktor-faktor yang menentukan tingkat penawaran adalah harga jual barang yang bersangkutan, serta faktor-faktor lainnya yang dapat disederhanakan sebagai faktor non harga seperti harga faktor produksi, biaya produksi, teknologi produksi, jumlah pedagang atau penjual, tujuan perusahaan dan kebijakan pemerintah. Pada laporan ini, saya akan menganalisa dampak dari kebijakan pemerintah yang mempengaruhi permintaan dan penawaran terhadap suatu barang di negaranya. Kebijakan Pemerintah Kegagalan menentukan harga suatu barang di pasar, seringkali menuntut intervensi pemerintah. Namun yang harus diperhatikan adalah tidak semua intervensi pemerintah memberikan hasil yang baik, walaupun tujuannya baik. Banyak faktor yang menyebabkannya. Salah satu masalah terbesar yang dihadapi pemerintah dalam menentukan kebijaksanaan adalah adanya......

Words: 1540 - Pages: 7

Ekonomi

...PASAR • Permintaan Keinginan konsumen untuk membeli barang dengan berbagai alternatif harganya. • Faktor yang mempengaruhi Permintaan ( y g p g (Demand) ) Qx = f [Px, Py, I, T/P, Pop, E, Promosi] Px = harga barang x Py = harga barang lain (y) terkait I = income per kapita. T/P = Selera Pop = penduduk Qd = 100 – 10P E = ekspektasi harga x yad. 10 Promosi = Iklan • Kurve Permintaan dan Skedul Permintaan Qd = 100 – 10P Qd = permintaan beras (000 ton) 100 P = harga beras per kg (Rp) 3 Hubungan Variabel Permintaan Qdx = f [Px, Py, I, T/P, Pop, E, Promosi] Qdx Qd = f [Px] = k negatif [P ] kor. tif =b barang normal l Qdx↑ = f [Px]↑ = kor. positif = barang (prestise) luxury Qdx↓ = f [Px]↓ = kor. positif = barang giffen Qdx↑ = f [Py]↑ = kor. positif = x dg y brg substitusi Qdx↓ = f [Py]↑ = kor. negatif = x dg y brg komplementer Qdx↑ = f [ I ] ↑ = kor. positif Qdx↓ = f [ I ] ↑ = kor. Negatif = x brg inferior Qdx = f [ T ] = kor. Positif Qdx = f [Pop] = kor. Positif Qdxt = f [Ept+1] = kor positif Qdx = f [Promosi] = kor positif • Perubahan jumlah yang diminta vs Perubahan Permintaan Perubahan jumlah yang diminta terjadi sepanjang kurve (the move along curve) yang disebabkan oleh perubahan harga barang. Move along curve Shifting curve Perubahan permintaan disebakan oleh perubahan faktor lain selain harga (shifting curve) pergeseran kurve naik atau tutun. 4 Hukum Permintaan : Apabila harga barang naik maka jumlah yang diminta akan turun sebaliknya jika harga turun......

Words: 4083 - Pages: 17

Perilaku Harga Cpo Indonesia

...Strategi Perencanaan Produksi dan Pengendalian Bahan Baku Pada Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTP Nusantara VI Kebun Rimbo Dua Kabupaten Tebo Propinsi Jambi Vonny Indah Mutiara1, Melinda Noer1, Widya Fitriana1, Trimei Ramendra2 1 Dosen Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Andalas 2 Mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Andalas Ringkasan Perencanaan produksi dan pengendalian bahan baku merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen operasi dalam agribisnis. Kenaikan harga maupun penurunan harga CPO di pasar dunia memerlukan antisipasi yang cepat sehingga perusahaan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi. Untuk itu perusahaan harus mempunyai perencanaan produksi yang baik dalam proses produksi pabrik. Untuk itu penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisa perencanaan produksi CPO (minyak sawit) dan PK (inti sawit) pada pabrik kelapa sawit kebun Rimbo Dua PTP Nusantara VI dan menganalisa strategi pengadaan TBS dan pengendalian CPO dan PK serta strategi alternatifnya pada pabrik kelapa sawit kebun Rimbo Dua PTP Nusantara VI di Kabupaten Tebo Propinsi Jambi. Penelitian mengenai perencanaan produksi dan pengendalian bahan baku untuk mencapai tujuan perusahaan perlu dilakukan. Perencanaan itu sendiri merupakan langkah awal sebelum proses produksi dilaksanakan. Sehingga, dengan strategi perencanaan produksi yang tepat maka hasil yang diharapkan dapat diperoleh semaksimal mungkin. I. Pendahuluan ...

Words: 4720 - Pages: 19

Economics

...BAB 4 : PERMINTAAN DAN PENAWARAN PERMINTAAN # Kuantitas yang diminta (quantity demanded) : jumlah komoditi total yang ingin dibeli oleh RT. Kuantitas nyata yang dibeli (quantity actual bought) : jumlah pembelian yang sebenarnya. # Faktor yang menentukan Q yang diminta : * Harga brg itu sndiri * Tingkat pdptn per kapita * Harga barang yang berkaitan * Selera * distribusi pendapatan * Besarnya populasi * Perkiraan harga di masa dtg * Usaha produsen meningkatkan penjualn # Permintaan dan Harga Hukum permintaan (Utk barang normal) : Semakin rendah harga komoditi maka jumlah yang akan diminta untuk komoditi tsb akan semakin besar, apabila faktor lainnya tetap. - apabila harga barang naik, maka barang tersebut menjadi semakin mahal untuk memuaskan keinginan. Konsumen akan beralih. - apabila harga barang turun, maka barang tersebut menjadi semakin murah untuk memuaskan keinginan. Konsumen akan membeli semakin banyak. Contoh : panen apel membuat harganya mjd turun. Konsumen jadi lebih memilih apel drpd jeruk yang saat itu tampak relatif lebih mahal. # Skedul permintaan (semand schedule) : tabulasi angka2 yang menunjukkan hub jumlah yang diminta dgn harga. # Kurva Permintaan : kurva yang menyajikan hubungan jumlah yang diminta dengan harga, asumsi faktor lain tetap sama. Pergeseran Kurva Permintaan 1. Pergerakan sepanjang kurva permintaan (moving along demand curve) Perubahan harga menyebabkan perubahan jml brg yg diminta,......

Words: 507 - Pages: 3

Bab I

...BAB I PENDAHULUAN Analisis permintaan dan penawaran memberikan bantuan yang sangat berarti kepada ahli ekonomi dalam memahami peristiwa yang wujud dalam masyarakat. Teori permintaan dan penawaran terutama berguna untuk menerangkan interaksi penjual dan pembeli di pasar persaingan sempurna dimana terdapat banyak penjual dan pembeli. Didalam makalah ini, penulis akan menerangkan lebih jelas tentang bagaimana perubahan penawaran dan permintaan mempengaruhi perubahan harga barang pertanian, implikasi dari perubahan itu kepada pendapatan petani-petani dan produsen pertanian lainnya, serta kebijakan pemerintah dalam menstabilkan harga barang pertanian dan pendapatan petani. Analisis ketiga persoalan diatas merupakan bagian terpenting dari uraian dalam makalah ini. Disamping itu makalah ini juga membahas hal-hal seperti berikut, kebijakan pemerintah dalam menentukan harga maksimum dan implikasinya terhadap masyarakat, efek pajak penjualan terhadap harga dan barang yang diperjualbelikan, dan efek subsidi pemerintah terhadap harga dan jumlah barang yang diperjual belikan. BAB II PEMBAHASAN ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN Pengertian Elastisitas Secara umum, elastisitas adalah perubahan harga yang kecil akan menimbulkan perubahan yang besar terhadap jumlah barang yang diminta maka dikatakan bahwa permintaan barang tersebut bersifat sangat responsif terhadap perubahan harga. Elastisitas Permintaan & Penawaran Elastisitas permintaan adalah satu pengukuran......

Words: 7611 - Pages: 31

My Paper Task

...kemudian berusaha untuk menjual kembali. Dalm kondisi seperti ini mereka tidak peduli dengan kondisi permintaan yang ada, sehingga banyak diantara produsen mengalami kegagalan dan bahkan terus merugi, akibat jumlah produksi tidak sesuai dengan jumlah permintaan. Pada zaman sekarang ini, dimana tingkat persaingan yang demikan ketat, pola seperti diatas sudah lama ditinggalkan. Banyak produsen sebelum barangnya diproduksi terlebih dahulu melakukan riset pasar dengan berbagai cara, misalnya dengan test pasar melalui pemasaran iklan. Tujuan lain adalah untuk melihat kondisi permintaan yang ada sekarang ini terhadap produk yang akan diproduksi. Begitu pentingnya peranan pemasaran dalam menentukan kelanjutan usaha suatu perusahaan, sehingga banyak diantara perusahaan dalam manajemennya menempatkan posisi pemasaran paling depan. Seorang pemasar harus selalu tahu lebih dahulu pasar yang akan di masukannya seperti: 1.  Ada tidak pasarnya,  2.  Seberapa besarnya pasar yang ada, 3.  Potensi pasar,  4. Tingkat persaingan yang ada, termasuk besarnya market share yang akan direbut dan market share    pesaing. Setelah para pemasar mengetahui data kondisi pasar yang akan dimasuki, maka pemasar akn melakukan peramalan berapa permintaan yang ada sekarang dan dimasa yang akan datang serta berapa besar pasar yang harus direbut.Untuk menentukan besarnya produksi dikaitkan dengan permintaan yang akan datang, maka dilakukan dengan peramalan pasar. Penggunaan alat ramalan......

Words: 2746 - Pages: 11

Resume Mikroekonomi

...Pasar dan Harga Ekonomi mikro adalah cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang diperjualbelikan. Secara umum, ekonomi mikro membahas perilaku ekonomi dalam lingkup individu, rumah tangga, perusahaan, dan pasar. Pembahasannya meliputi pemanfaatan sumber daya ekonomi bagi kehidupan masyarakat serta perilaku produsen dan konsumen dalam melakukan interaksi di pasar. Cakupan pembahasan ekonomi terbatas pada kegiatan ekonomi yang lebih sempit dan khusus. Ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup kecil misalnya perusahaan, rumah tangga. Ekonomi mikro juga mempelajari bagaimana berbagai keputusan dan perilaku tersebut memengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa, yang akan menentukan harga; dan bagaimana harga pada gilirannya menentukan penawaran dan permintaan barang dan jasa selanjutnya. Kebalikan dari ekonomi mikro ialah ekonomi makro, yang membahas aktivitas ekonomi secara keseluruhan, terutama mengenai pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, berbagai kebijakan perekonomian yang berhubungan, serta dampak atas beragam tindakan pemerintah (misalnya perubahan tingkat pajak) terhadap hal-hal tersebut. Mikro artinya kecil, dengan demikian ekonomi mikro boleh diartikan sebagai “ilmu ekonomi kecil”. Menerangkan arti kata ekonomi mikro dengan cara mengartikan masing-masing kata secara harfiah tidak akan memberikan penerangan...

Words: 3436 - Pages: 14

Relevansi

...Relevansi Elastisitas Harga dalam Kebijakan Pricing Policy (Contoh Kasus pada Pengaruh Elastisitas Harga Rokok terhadap Permintaan Masyarakat). Bab I 1.1 Latar Belakang - Permintaan rokok di Indonesia - Bahaya rokok http://nasruddindjoko.wordpress.com/2014/08/21/dampak-pendapatan-harga-rokok-terhadap-tingkat-konsumsi-rokok-pada-rumah-tangga-miskin-di-indonesia/ 1.2 Permasalahan - Meningkatnya harga rokok - Kebijakan pemerintah 1.3 Perumusan Masalah - Elastisitas permintaan rokok berpengaruh terhadap penetapan kebijakan harga - Permintaan rokok di Indonesia 1.4 Tujuan - Mengetahui pengaruh elastisitas permintaan terhadap harga rokok - Mengetahui dampak kenaikan harga rokok terhadap permintaan rokok terhadap masyarakat 1.5 Metodologi - Melalui analisa data 1.6 SistematIka Penulisan Penjelasan Bab I-6 Bab II 2.1 Latar Belakang (Landasan Teori) - Pengertian Harga - Fungsi Harga - Faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan harga - Keputusan tentang harga - Metode Penetapan Harga dengan Pendekatan Biaya Sumber : http://coecoesm.wordpress.com/2011/10/31/strategi-penetapan-harga-2/ 2.2 Kerangka konseptual - Hasil penelitian orang http://nasruddindjoko.wordpress.com/2014/08/21/dampak-pendapatan-harga-rokok-terhadap-tingkat-konsumsi-rokok-pada-rumah-tangga-miskin-di-indonesia/ 2.3 Hipotesis - Elastisitas permintaan terhadap rokok mempengaruhi penetapan kebijakan harga yang diberikan - Semakin tinggi harga rokok, semakin kecil permintaan konsumen......

Words: 297 - Pages: 2

Harga Daging Sapi

...ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA ECERAN DAGING SAPI DALAM NEGERI PUSAT KEBIJAKAN PERDAGANGAN DALAM NEGERI BADAN PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN KEBIJAKAN PERDAGANGAN KEMENTERIAN PERDAGANGAN 2013 RINGKASAN EKSEKUTIF Daging sapi merupakan salah satu bahan pangan pokok yang mengandung protein cukup tinggi, selain daging ayam. Daging sapi tidak hanya dikonsumsi oleh kebutuhan Rumah Tangga, juga sebagai bahan baku industri pengolahan, hotel, restoran dan katering. Konsumsi daging sapi secara nasional terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi masyarakat serta selera masyarakat. Konsumsi daging sapi selama tahun 2011 sampai 2012 meningkat dari 1,8 kg/kapita/tahun menjadi 2,0 kg/kapita/tahun. Pemenuhan kebutuhan daging sapi di dalam negeri dilakukan melalui tiga sumber yaitu sapi lokal, sapi impor dan daging impor. Keberlanjutan sumber pasokan daging sapi di dalam negeri penting karena kondisi ini akan menciptakan ketidakstabilan harga di dalam negeri. Indikasi terganggunya pasokan daging sapi di dalam negeri mulai terjadi sejak pertengahan tahun 2012 yaitu harga daging sapi mulai meningkat dari pola normalnya. Kenaikan harga ini mengindikasikan terjadi ketidakseimbangan antara pasokan dengan permintaang. Selama tahun 2012, harga eceran daging sapi cukup berfluktuasi dengan kenaikan harga mencapai 2,1%. Tingginya fluktuasi harga juga ditunjukkan dengan nilai koefisien variasi (CV) sebesar 8,5%...

Words: 5243 - Pages: 21

Tes Mau Daftar

...Cara Menghitung Koefisien Elastisitas Permintaan Koefisien elastisitas permintaan merupakan sebuah angka bilangan positif yang menunjukan tinggi rendahnya tingkat kepekaan permintaan terhadap perubahan harga barang atau jasa. Sesuai dengan kajian teori ilmu ekonomi, koefisien elastisitas dilambangkan dengan huruf “E” sedangkan permintaan dilambangkan dengan huruf “d” sehingga koefisien elastisitas permintaan dilambangkan dengan huruf “Ed”.  Perhitungan mencari koefisien elastisitas permintaan dapat anda kuasai dengan baik setelah anda setelah mengetahui definisi dari koefisien elastisitas permintaan itu sendiri, serta memahami konsep elastisitas permintaan mulai dari faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan, jenis-jenis elastisitas permintaan dan sebagainya. Untuk mengawali pembahasan maka perhatikan dan pahami secara baik rumus elastisitas permintaan yang digunakan untuk menghitung koefisien elastisitas permintaan berikut ini:  Atau dengan rumus ke dua, sebagai berikut: Keterangan: Ed = Koefisien Elastisitas Permintaan AQd = Selisih Jumlah barang yang diminta mula-mula dengan jumlah barang yang diminta setelah terjadi perubahan harga (Karena dalam koefisien elastisitas permintaan tidak mengenal angka negatif atau berfifat mutlak maka untuk memudahkan mencari ?Qd dapat dilakukan dengan mengurangi bilangan yang lebih besar dengan bilangan yang lebih kecil) Qd = Jumlah barang atau jasa mula-mula P = Harga barang atau jasa mula-mula ?P = Selisih P mula-mula......

Words: 447 - Pages: 2

Tugas

...lainnya. Kategori ini akan menyelidiki tiga operasi, yaitu : peramalan permintaan, harga produk, dan manajemen persediaan. 2. Source Operasi dalam kategori ini meliputi kegiatan yang diperlukan untuk memperoleh input untuk membuat produk atau jasa. Ada dua operasi disini : pertama, pengadaan, adalah akuisisi bahan dan jasa. Kedua, kredit dan koleksi, secara tradisional tidak dilihat sebagai sumber kegiatan tetapi dapat dianggap sebagai akuisisi tunai. Kedua operasi ini memiliki dampak besar pada efisiensi dari rantai pasokan. 3. Make Adalah operasi yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan membangun produk dan layanan yang disediakan rantai pasokan. Operasinya adalah desain produk, manajemen produksi, dan fasilitas dan manajemen. 4. Deliver Operasi ini mencakup kegiatan yang merupakan bagian dari menerima pesanan pelanggan dan memberikan produk kepada pelanggan. A. Plan 1. Perencanaan dan Perkiraan Permintaan Perkiraan permintaan menjadi dasar bagi perusahaan untuk merencanakan operasi internal mereka dan untuk bekerja sama antara satu sama lain untuk memenuhi permintaan pasar. Metode Perkiraan : a) Kualitatif Mengandalkan intuisi atau pendapat subjektif seseorang tentang pasar. b) Kausal Permintaan terkait erat dengan faktor lingkungan atau pasar tertentu. c) Serangkaian Waktu Didasarkan pada asumsi bahwa pola history permintaan adalah indikator dari permintaan di masa mendatang. d) Simulasi Menggunakan kombinasi kausal......

Words: 908 - Pages: 4

Dragon ball - Perfect Edition Vol.1 | 小王刚传奇2 | March 2015 (5)