Bursa Efek

In: Business and Management

Submitted By rizkirahadi
Words 667
Pages 3
NAMA : RIZKI RAHADI T.
NPM : 1213010198
KELAS : C

CONTOH RUMUSAN MASALAH PENELITIAN KUALITATIF
3 CONTOH RUMUSAN MASALAH PENELITIAN KUALITATIF CONTOH RUMUSAN MASALAH TENTANG SUATU PERISTIWA KEPEMIMPINAN 1. Apakah peristiwa yang terjadi dalam kepemimpinan demokratis atau setting tertentu ? (rumusan masalah deskriptif) 2. Apakah makna peristiwa itu bagi orang-orang yang ada pada setting (kepemimpinan demokratis) itu ? (rumusan masalah deskriptif) 3. Apakah peristiwa itu dimotivasi oleh reward power (adanya hadiah) tertentu ? (rumusan masalah assosiatif / hubungan yang kan menemukan pola organisasi dari suatu kejadian) 4. Apakah peristiwa itu berhubungan dengan peristiwa lain dalam kepemimpinan kontigensi atau kepemimpinan situasional ? (rumusan masalah assosiatif) 5. Apakah peristiwa itu sama atau berbeda dengan peristiwa yang lain ? (rumusan masalah komparatif) 6. Apakah peristiwa itu merupakan peristiwa yang baru, yang belum ada sebelumnya ?

CONTOH RUMUSAN TENTANG KEMIMPINAN VISIONER 1. Apakah pemahaman orang-orang yang ada dalam organisasi itu tentang arti dan makna kepemimpinan visioner ? (masalah deskriptif) 2. Bagaimana suasana atau situasi kerja pada organisasi tersebut ? (masalah deskriptif) 3. Apa motif / motivasi (X, Y, Z) orang-orang yang ada pada organisasi tersebut ? (masalah deskriptif) 4. Bagaimana model penempatan deskripsi jabatan atau pekerjaan pada organisasi tersebut ? (masalah deskriptif) 5. Bagaimana model reward power dan motivasi yang dijalankan dalam organisasi tersebut ? (masalah assosiatif) 6. Bagaimana pola exspert power dan kompetensi yang dijalankan pada organisasi tersebut ? (masalah assosiatif) 7. Apakah kinerja pelayanan prima organisasi tersebut berbeda dengan organisasi yang lain ? (maslah komparatif)

CONTOH RUMUSAN MASLAH TENTANG PARTISIPASI 1. Bagaimanakah gambaran…...

Similar Documents

Good Corporate Governance

...Evaluasi Penerapan Good Corporate Governance pada PT KAI Commuter Jabodetabek I.Pendahuluan Persaingan bisnis global sekarang ini semakin ketat, untuk dapat memenangkan persaingan tersebut perusahaan melakukan segala cara, baik yang legal maupun tidak legal. GCG merupakan salah satu kunci sukse perusahaan untuk tumbuh dan memberikan keuntungan jangka panjang. Oleh karena penerapan GCG menjadi topik yang populer saat ini, termasuk di Indonesia. Perkembangan GCG di Indonesia Bermula dari usulan penyempurnaan peraturan pencatatan pada Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) yang mengatur mengenai peraturan bagi emiten yang tercatat di BEJ yang mewajibkan untuk mengangkat komisaris independent dan membentuk komite audit pada tahun 1998, Corporate Governance (CG) mulai di kenalkan pada seluruh perusahaan public di Indonesia Pemerintah Indonesia mendirikan satu lembaga khusus yang bernama Komite Nasional mengenai Kebijakan Corporate Governance (KNKCG) melalui Keputusan Menteri Negara Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri Nomor: KEP-31/M.EKUIN/06/2000. Tugas pokok KNKCG merumuskan dan menyusun rekomendasi kebijakan nasional mengenai GCG, serta memprakarsai dan memantau perbaikan di bidang corporate governance di Indonesia. Melalui KNKCG muncul pertama kali pedoman Umum GCG di tahun 2001, pedoman CG bidang Perbankan tahun 2004 dan Pedoman Komisaris Independen dan Pedoman Pembentukan Komite Audit yang Efektif. Pada tahun 2004 Pemerintah Indonesia memperluas......

Words: 408 - Pages: 2

Analisis Pengaruh Rasio Profitabilitas Dan Economic Value Added Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Jasa Di Bursa Efek Indonesia (Bei)

...RENCANA JUDUL : Analisis Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Economic Value Added terhadap Harga Saham pada Perusahaan Jasa di Bursa Efek Indonesia (BEI) A. Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia bisnis dan pertumbuhan ekonomi saat ini pada negara-negara berkembang seperti Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Para pelaku bisnis, mereka menyadari adanya pergeseran pasar dan perilaku pembelian konsumen beberapa tahun terakhir, sehingga mereka dengan tanggap mengadakan perubahan-perubahan mendasar pada setiap aspek perusahaannya agar dapat terus melayani serta mengembangkan segmen pasar mereka. Pasar dan perilaku pembelian konsumen bergeser pada jumlah permintaan akan produk jasa yang terus meningkat dengan berbagai macam ragam jasa yang ditawarkan, serta permintaan terhadap produk barang yang cenderung menurun apabila tidak disertai oleh produk jasa. Adapun pertumbuhan dalam sektor jasa yang sangat berkembang ini juga tidak lepas dipengaruhi oleh beberapa faktor (Schoell dan Gultinan, 1992) yaitu antara lain: Perkembangan teknologi yang sangat pesat termasuk teknologi informasi, adanya peningkatan pengaruh sektor jasa, persentase wanita yang masuk dalam angkatan kerja semakin besar, tingkat harapan hidup semakin meningkat, produk-produk yang dibutuhkan dan dihasilkan semakin kompleks, adanya peningkatan kompleksitas kehidupan dan meningkatnya perhatian terhadap ekologi dan kelangkaan sumber daya. Serta jasa-jasa seperti logistik...

Words: 6016 - Pages: 25

Ihsg Dalam Statistik

...IHSG dalam Statistik Posted on December 27, 2008 by parahita   Terdapat sekumpulan teori yang menyatakan bahwa ada suatu hari, bulan, atau waktu tertentu di mana pergerakan indeks mengalami anomali.  Oleh karenanya berdasarkan teori-teori tersebut kita bisa mengetahui kapan waktu yang bagus atau jelek untuk berinvestasi. Teori-teori tersebut biasanya disebut dengan efek kalender. Teori-teori yang sudah umum didengar antara lain adalah monday effect, january effect, october effect, dan beberapa teori lainnya. Apakah teori-teori tersebut benar? Yah, namanya juga teori, bisa benar bisa juga tidak. Terkadang malah terdengar seperti mitos. Walaupun begitu, mungkin ada rasa penasaran yang timbul dalam hati kita untuk membuktikan kebenaran teori-teori tersebut. Saya akan mencoba membeberkan bagaimana perilaku IHSG pada waktu-waktu tertentu. Saya tidak akan mengikuti teori yang ada. Saya hanya akan mencoba memaparkan data dan Anda bisa menyimpulkan sendiri bagaimana hasilnya [pic] 1.   Bagaimana perilaku harian IHSG (Senin – Jumat)? Mitos yang beredar selama ini adalah jangan trading di hari  Jumat karena banyak trader yang menjual sahamnya. Hari Jumat yang merupakan hari perdagangan terakhir mengandung risiko yang besar karena pada hari Sabtu Minggu kita tidak akan pernah tahu apa yang bisa terjadi. Benarkah? Dengan mengolah data harian IHSG dari tahun 1984 sampai dengan 2008 (Desember) ternyata hasilnya adalah sbb: [pic] Tidak seperti mitos yang ada, pada hari Jumat IHSG......

Words: 1716 - Pages: 7

Sektor Pasar Modal Indonesia

...Manajemen Investasi Sektor-Sektor Pasar Modal Indonesia Oleh: Yosefina Selvy Arief(2012-012-093) SEKTOR-SEKTOR PASAR MODAL INDONESIA Semua perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia atau BEI (dulu BEJ= Bursa Efek Jakarta) diklasifikasikan ke dalam 9 sektor BEI yang didasarkan pada klasifikasi industri yang ditetapkan oleh NEJ yang disebut JASICA (Jakarta Stock Exchange Industrial Classification). Kesembilan sektor tersebut adalah: A. Sektor Utama (Industri Penghasil Bahan Baku) 1. Sektor Pertanian 2.1. Sub sektor Tanaman Pangan Daftar perusahaan industri penghasil bahan baku, sektor pertanian, sub sektor tanaman pangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah No | Kode | Nama | Tanggal | | Saham | Emiten | IPO | 1 | BISI | Bisi International Tbk | 28-Mei-2007 | (Diperbaharui 2 Oktober 2013) Catatan penting lainnya untuk sub sektor tanaman pangan : * 12 September 2013| CKRA (PT. Citra Kebun Raya Agri Tbk) pindah dari sektor tanaman pangan (kode sektor 1.1) ke sektor pertambangan logam dan mineral lainnya (kode sektor 2.3) 2.2. Sub sektor Perkebunan Daftar perusahaan industri penghasil bahan baku, sektor pertanian, sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah No | Kode | Nama | Tanggal | | Saham | Emiten | IPO | 1 | AALI | PT. Astro Agro Lestari Tbk | 09-Des-1997 | 2 | ANJT | PT. Austindo Nusantara Jaya Tbk | 10-Mei-2013 | 3 | BWPT | PT. BW......

Words: 8376 - Pages: 34

Corporate Finance

...Bursa efek di Indonesia atau sering disebut sebagai Pasar modal merupakan pasar yang memperjualbelikan uang dalam bentuk surat-surat berharga(efek/saham) yang berjangka waktu lebih dari satu tahun (jangka panjang) terdapat dalam instrumen pasar modal.Pada pasar modal ada pelaku pasar modal seperti : Pemodal/Investor, yaitu pihak yang memiliki modal atau dana untuk dipinjamkan; dan Emiten, yaitu pihak yang ingin meminjamkan modal atau dana.Kedua pihak tersebut akan saling bertemu membentuk kesepakatan melalui mekanisme tertentu yang melibatkan beberapa pihak lain seperti yang sudah diatur oleh peraturan pasar modal. Perusahaan Efek adalah perusahaan yang telah memperoleh izin usaha dari Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal) untuk menjalankan satu atau beberapa kegiatan berikut: 1) perantara perdagangan efek; 2) penjamin emisi efek; 3) manajer investasi; dan 4) penasihat investasi. Danareksa (Investment Fund) adalah pihak yang kegiatannya melakukan investasi, investasi kembali atau perdagangan efek. Fungsi dari pasar modal sendiri yaitu Sebagai Sumber Penghimpun Dana,Seperti halnya perbankan, perkembangan pasar modal sangat mempengaruhi besarnya dana masyarakat yang dihimpun dalam sebuah perekonomian. Jika pasar modalnya maju, dana masyarakat yang dapat dihimpun akan sangat besar.Sebagai Alternatif Investasi bagi Pemilik Modal.Dalam pasar modal investor dapat memindahkan asetnya dari satu perusahaan ke perusahaan lain untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar.Sebagai......

Words: 710 - Pages: 3

Dividend Announcement

...prasarana transaksi modal yang dapat mempengaruhi pembangunan ekonomi suatu negara. Efisiensi pasar modal merupakan faktor penentu keberhasilan pengembangan pasar modal. Agar dapat meningkatkan kepercayaan para investor domestik maupun luar negeri dalam melakukan investasi di pasar modal aktivitas pasar modal harus dilakukan secara efektif dan efisien. Pasar modal merupakan pertemuan antara pihak yang memiliki dana dan pihak yang membutuhkan dana. Aktivitas yang berlangsung dalam pasar modal adalah aktivitas jual beli sekuritas, sekuritas umumnya memiliki umur lebih dari satu tahun, seperti saham dan obligasi. Kegiatan pasar modal di Indonesia di fasilitasi secara fisik oleh pemerintah melalui bursa efek. Di Indonesia terdapat dua bursa efek yaitu Bursa Efek Jakarta ( BEJ ) dan Bursa Efek Surabaya ( BES ). Indonesia sebagai pasar yang sedang berkembang (emerging market), memiliki tingkat fluktuasi pergerakan harga ekuitas di pasar modal yang relatif tinggi. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain informasi luar perusahaan (eksternal), serta informasi internal perusahaan. Ada beberapa informasi laporan keuangan yang dapat diperhatikan seperti informasi tentang cash flow, earnings atau informasi-informasi lain yang berhubungan dengan kebijakan perusahaan , misalnya informasi mengenai pengumuman dividen bagi para pemegang saham dan sebagainya. Dalam berinvestasi investor sebagai penanam modal bertujuan untuk mendapatkan imbalan atau pendapatan......

Words: 1103 - Pages: 5

Pajak

...Penilaian/penaksiran ini penting untuk portofolio investor dalam membuat penilaian atas saham mereka. Hal ini juga penting untuk perhatian perusahaan dengan foreign direct investment (FDI)/investasi asing langsung, yang melibatkan penaksiran dari akuisisi potensial dan partisipasi ventura gabungan atau meningkatnya modal dari perusahaan yang terdaftar pada pasar saham asing. Jumlah yang bertambah dari perusahaan yang terdaftar dalam bursa saham internasional, dengan bursa efek London yang sudah diambil alih oleh bursa efek New York sebagai bursa efek yang paling populer,dan banyak lagi bursa saham yang terus berkembang. Sebagai tambahan telah ada satu peningkatan dramatis dalam kemunculan pasar modal dan kompetisi untuk investasi internasional Perbedaan akuntansi internasional membawa sejumlah permasalahan dari sudut pandang analisis keuangan. Pertama, dalam mencoba untuk menilai perusahaan asing, ada suatu kecenderungan untuk melihat laba dan data keuangan lain dari sebuah perspektif dalam negeri, dan oleh karenanya ada suatu masalah dari melewatkan efek atas perbedaan akuntansi. Kecuali perbedaan signifikan yang diambil ke dalam akun, mungkin dengan beberapa keterlibatan pernyataan ulang, ini mungkin mempunyai konsekuensi yang sangat serius. Kedua, kesadaran dari perbedaan internasional menyarankan perlunya untuk menjadi familiar dengan prinsip akuntansi negara asing sebagai tujuan untuk mengenal lebih baik data pendapatan dalam konteks pengukuran. Ketiga,isu tentang......

Words: 1745 - Pages: 7

Pasar Modal

...bentuk konpensasi investasi lagi. Hal ini mendorong sebagian pihak untuk melirik Pasar modal sebagai bentuk investasi alternatif yang relatif memberikan harapan keuntungan dan resiko yang lebih menantang sesuai dengan pilihannya. Beberapa product investasi dikenal dengan istilah efek atau surat berharga. Dimana definisi Efek adalah sebagai suatu instrumen bentuk kepemilikan yang dapat dipindah tangankan dalam bentuk surat berharga, saham atau obligasi, bukti hutang (Promisory Notes), bunga atau partisipasi dalam suatu perjanjian kolektif (Reksadana), Hak untuk membeli suatu saham (Rights), dan Warrant untuk membeli saham pada masa mendatang atau instrumen yang dapat diperjual belikan. Sebelum masuk dalam pengertian apa produk investasi keuangan tersebut ada baiknya kita liat lebih dahulu tempat dimana produk itu diperdagangkan yang dikenal dengan istilah Pasar Modal. PT. BURSA EFEK JAKARTA DIVISI KOMUNIKASI PERUSAHAAN • • • • • • • • • • • • • Saham Sebagai Pilihan Investasi Apa keuntungan dan risiko ber-investasi di saham? Peluang keuntungan dan resiko yang mungkin untuk saham Bagaimana ber-investasi di Bursa Efek? Berapa dana minimal untuk ber-investasi? Bagaimana menjadi nasabah Perusahaan Efek (Pembukaan Rekening Nasabah)? Berapa biaya jual beli saham? Bagaimana proses jual-beli saham? PROSES PENYELESAIAN TRANSAKSI Bagaimana proses registrasi saham & mengapa saham perlu diregistrasi atau balik nama? Kapan jual beli (transaksi) di BEJ dilakukan? Dimana dapat......

Words: 6701 - Pages: 27

Business

...Securities merupakan salah satu perusahaan sekuritas yang didirikan tahun 1989 dan terdaftar sebagai anggota Bursa Efek Jakarta dengan nama PT. Stockhom Investama dan tahun 1995 berganti nama menjadi PT. Pacific Duaribu Investindo dan ikut serta sebagai pemegang saham sekaligus sebagai anggota Bursa Efek Surabaya dan tahun 2010 menjadi PT. Pacific 2000 Securities. Bagian I : Pengenalan Instrumen Pasar Modal Ada beberapa macam instrumen dalam pasar modal, diantaranya adalah saham, obligasi, futures, sertifikat danareksa, dan opsi. Berikut penjelasan dari masing-masing instrumen tersebut. Saham adalah tanda penyertaan modal pada Perseroan Terbatas (PT) sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD). Saham yang diperjualbelikan di Bursa Efek terdiri dari : Saham Biasa (Common Stock) dan Saham Preferen (Preffered Stock). Obligasi adalah surat tanda meminjamkan uang yang mempunyai jangka waktu tertentu, biasanya lebih dari 1 tahun. Dengan demikian pada hakikatnya obligasi adalah surat tagihan atas beban tanggungan pihak yang menerbitkan/mengeluarkan obligasi tersebut. Waran/Futures adalah efek yang diterbitkan oleh suatu perusahaan yang memberi hak kepada pemegangnya untuk memesan saham dari perusahaan tersebut pada harga dan jangka waktu tertentu. Sertifikat Danareksa adalah surat berharga yang diterbitkan oleh PT Danareksa (Persero) untuk mewakili efek/surat berharga yang dibeli oleh PT Danareksa sebagai pendukung atau jaminannya. Opsi adalah pasar keuangan......

Words: 1525 - Pages: 7

Capm Method

...entering by continues in stock list JII time line 2004-2008, that is ANTM stock, BUMI, INTP, INCO, KLBF, TBBA, TLKM, UNVR, and UNTR. Node result of research is there 5 aggressive stock that is INCO, TBBA, UNTR, ANTM, BUMI, and INTP ; 6 stock having excess positive return that is ANTM, BUMI, INTP, INCO, TBBA, and UNTR ; and there are 6 stock (almost entirely) which having correlation positive linear and β significant that is ANTM, BUMI, INCO, TBBA, TLKM, UNTR. Choice of best investment is performed by INCO stock, TBBA, UNTR, ANTAM, BUMI, INTP, KLBF, TLKM, and UNVR.   PENGGUNAAN METODE CAPM DALAM MENILAI RISIKO DAN RETURN SAHAM UNTUK MENENTUKAN PILIHAN BERINVESTASI PADA SAHAM JAKARTA ISLAMIC INDEX PERIODE JANUARI 2004-DESEMBER 2008 DI BURSA EFEK INDONESIA Yesica Yohantin Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma ABSTRAK Untuk membentuk portfolio saham yang efisien, kita perlu mengetahui seberapa risiko yang harus ditanggung dan seberapa besar return yang dapat kita peroleh setelah menanggung risiko tersebut. Metode Capital Assets Pricing Model (CAPM) dapat digunakan untuk menganalisis risiko dan return saham. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kalkulasi CAPM dalam menilai risiko dan return dan pilihan berinvestasi yang terbaik pada sahamsaham JII. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa harga penutup saham bulanan (monthly closing price), Indeks Harga JII dan suku bunga SBI bulanan. Seluruh data dikalkulasikan dengan metode CAPM, diuji......

Words: 6008 - Pages: 25

Accounting Thesis

...(secure convertible) Red Dragon, salah satu pemegang saham PT. Central Proteinprima Tbk., senilai 200 juta dolar yang terbit pada Juni 2007 dengan wali amanat The Bank of New York Mellon. Obligasi-obligasi sebelum ditawarkan, harus diperingkat oleh suatu lembaga atau agen pemeringkat obligasi (Rating Agency) yang menerbitkan peringkat obligasi. Peringkat obligasi menyatakan skala risiko atau tingkat keamanan suatu obligasi yang diterbitkan. Peringkat obligasi merupakan sarana pengawasan aktivitas manajemen (Foster, 1986: 501). Peraturan di Bursa Efek Indonesia menyebutkan bahwa emiten yang akan melakukan pencatatan efek bersifat utang di bursa wajib memenuhi salah satu ketentuan yaitu: hasil pemeringkatan efek dari lembaga pemeringkat efek yang terdaftar di BAPEPAM sekurang-kurangnya BBB- (investment grade). Menurut Winardi. (2013) Saat ini terdapat dua lembaga pemeringkat yang diakui oleh Bursa Efek Indonesia, yaitu PT PEFINDO (Pemeringkat Efek Indonesia) dan PT Fitch Ratings Indonesia. Dari kedua lembaga pemeringkat tersebut, PT PEFINDO merupakan lembaga pemeringkat yang menerbitkan peringkat obligasi terbanyak. Sehingga penelitian ini menggunakan peringkat obligasi yang dikeluarkan oleh PT PEFINDO. Analisis laporan keuangan yang berupa analisis rasio keuangan dan perhitungan statistik dapat dipergunakan untuk mendeteksi under or overvalued suatu sekuritas (Kaplan dan Urwitz, 1979). Penelitian terhadap rasio keuangan di Indonesia banyak dihubungkan dengan harga saham......

Words: 924 - Pages: 4

I Don't Have

...menjual sahamnya di bursa efek, dengan ketentuan sebagai berikut. a. Besarnya penyertaan modal Wajib Pajak dalam negeri tersebut paling rendah 50% (lima puluh persen) dari jumlah saham yang disetor pada badan usaha di luar negeri. b. Secara bersama-sama dengan Wajib Pajak dalam negeri lainnya memiliki penyertaan modal paling rendah 50% (lima puluh persen) dari jumlah saham yang disetor pada badan usaha di luar negeri. Sebagai peraturan pelaksanaan dari Pasal 18 Ayat (2) UU PPh ini, Menteri Keuangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 256/PMK.03/2008 tentang Penetapan Saat Diperolehnya Dividen Oleh Wajib Pajak Dalam Negeri Atas Penyertaan Modal Pada Badan Usaha Di Luar Negeri Selain Badan Usaha Yang Menjual Sahamnya Di Bursa Efek. Peraturan Menteri Keuangan ini mencabut ketentuan sebelumnya yaitu Keputusan Menteri Keuangan Nomor 650/KMK.04/1994 tentang Penetapan Saat Diperolehnya Dividen Atas Penyertaan Modal Pada Badan Usaha Di Luar Negeri Yang Sahamnya Tidak Diperdagangkan Di Bursa Efek. Tata cara pelaporan penerimaan dividen luar negeri, tata cara perhitungan pajak dan tata cara pengkreditan yang dimaksud dalam PMK tersebut diatur lebih lanjut dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak (PER) Nomor 59/PJ/2010. Berdasarkan Pasal 1 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 256/PMK.03/2008, saat diperolehnya dividen oleh Wajib Pajak dalam negeri atas penyertaan modal pada badan usaha di luar negeri selain badan usaha yang menjual sahamnya di bursa efek adalah: ......

Words: 692 - Pages: 3

Perdagangan Sekuritas

...GOLONGAN DAN UKURAN REKENING DALAM BURSA EFEK INDONESIA * 2 golongan, yaitu : limit order dan limit order berharga. Limit order berharga yaitu limit order yang berlaku dalam harga pasar yang sedang berlaku. HARGA UKURAN 199 atau kurang 1 200-499 5 500-1999 10 2000-4999 25 Lebih dari 5000 50 PROSEDUR KLIRING Sebagian besar surat berharga terjual dengan cara regular dimana tanggal penyelesaiannya adalah 3 hari kerja setelah tanggal penjualan. Ketika tanggal penyelesaian, pelanggan menjadi pemilk resmi dari surat berharga tersebut dan menetapkannya bersama perusahaan broker. IDX dibatu oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia dalam menjalankan operasinya dalam meningkatkan keamanan dan mengurangi resiko penyelesaian pembayaran. PERLINDUNGAN INVESTOR DALAM PASAR SEKURITAS REGULASI Perlindungan Circuit Breakers yaitu : 1. Perhentingan perdagangan : terjadi berdasarkan penurunan dari 10, 20 dan 30 persen pada DJIA menggunakan nilai rata-rata penutupan untuk bulan sebelumnya. 2. IDX yang sedang berlaku menerapkan sistem Auto Rejection : akan menolak jika lebih tinggi atau lebih rendah daripada persentase dari harga penutupan hari kerja sebelumnya. 3. Curbs In 4. Rule 80A : Indeks arbitrase terdiri dari indeks Standard & Poor 500. PERSATUAN NASIONAL DEALER SURAT BERHARGA : didirikan untuk menambah regulasi dalam perusahaan regulasi * Asosiasi Analisis Efek Indonesia (AAEI) * Asosiasi......

Words: 356 - Pages: 2

Analisa Penerapan Oecd Atas Corporate Governance Ke Ii

...Pada dasarnya penerapan prinsip dua tersebut di atas di sektor Pasar Modal, baik yang terkait dengan Emiten atau Perusahaan Publik, Perusahaan Efek maupun SRO, yaitu Bursa Efek Efek, Lembaga Kliring dan Penjaminan dan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, secara eksplisit maupun implicit telah diatur dalam peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal maupun peraturan perundangundangan lainnya yang terkait seperti Undang-Undang Perseroan Terbatas. Untuk, Emiten atau Perusahaan Publik pengaturannya dalam peraturan Bapepam lebih banyak dilakukan secara khusus. Sedangkan untuk Perusahaan Efek lebih banyak mengacu pada Undang-Undang tentang Perseroan Terbatas, karena pengaturan dan pengawasan terhadap Perusahaan Efek sangat ketat, termasuk pengawasan terhadap pemegang saham Perusahaan Efek yang wajib terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari Bapepam sebelum dialihkan kepada pihak lain. Disamping itu, khusus berkaitan dengan hak-hak pemegang saham SRO, maka prinsip dua tersebut di atas tidak dapat dilaksanakan dengan efektif karena status perseroan yang tidak berorientasi bisnis untuk memperoleh keuntungan (non profit oriented) dan bersifat mutual, artinya kepemilikan saham oleh pemegang saham merupakan salah satu persyaratan untuk dapat menjadi anggota Bursa Efek, sehingga memiliki hak untuk menggunakan fasilitas perdagangan Bursa Efek. HAK PEMEGANG SAHAM A.1 Apakah perusahaan menawarkan hak kepemilikan lain di luar pemungutan suara. 2005 Hanya voting A.2 Apakah......

Words: 1327 - Pages: 6

Stock Return

...DAMPAK PUBLIKASI LAPORAN KEUANGAN TERHADAP PERILAKU RETURN SAHAM DI BURSA EFEK JAKARTA Oleh : Dwi Susilo, Teguh Djiwanto, Jaryono Abstract This research was event study that was conducted by observing the share return behavior for 11 observation days that were 5 days before the publication date, 1 day of the publication and 5 days after the financial report publication. The data used in this research was secondary data from JSE, with the samples of 53 manufacturer companies taken with the purposive sampling method. The data used in this research was the daily price of shares on closing and combination share price index (IHSG). The statistic method used was Kolmogorof Smirnov to know whether the data obtained have normal distribution, and to test the difference of share return before and after financial report publication the non-paametric statistic test that was wilcoxon-marked level test was used because the data collected has not normal distribution, and to test the difference of share return before and after financial report publication the non-parametric statistics test that was wilcoxon-marked level test was used because the data collected has not normal distribution. To know the Expcted return, two models were used, Adjusted Average model and Market model. The result of the research showed that there was an increase on the share return after th e financial report publication. This fact proved that there was information content in the financial......

Words: 2962 - Pages: 12

10 Paar Handwärmer 8h / WARMPACK.de / Taschenwärmer / warme Hände / MHD 2022 | Unduh APK | Ficção